BERITA  

BNNP Sultra Gandeng PSHT Sosialisasi Pencegahan dan Bahaya Penyalahgunaan Narkotika

Foto bersama Kabag Umum BNNP Sultra dan pengurus PSHT (FOTO : IST)
Dengarkan Suara

BeritaRakyat.Co,.Kendari – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara (Sultra) merangkul Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Sultra untuk mendukung dan bersinergi dalam mensosialisasikan pencegahan dan bahaya penyalahgunaan Narkotika di Sulawesi Tenggara.

Kabag Umum BNNP Sultra, Agustinus Widi Harsono mengatakan PSHT merupakan organisasi pencak silat yang memiliki jumlah anggota cukup besar dan tersebar di Bumi Anoa hingga 3.077 Anggota.

“PSHT ini organisasi pencak silat dengan anggota mencapai puluhan juta yang tersebar di seluruh Indonesi bahkan dunia. Dan didirikan pada tahun 1922 Mesehi oleh Ki Hajar Harjdo Oetomo (Pahlawan Perintis Kemerdekaan,” katanya melalui siaran pers yang di terima awak media, Jumat (07/11/2025).

Organisasi ini sendiri bertujuan mendidik manusia berbudi luhur, tau benar dan salah. Dan dalam organisasi ini melarang anggotanya melakukan perbuatan seperti mabuk-mabukan, Narkotika sehingga sejalan dengan program BNN.

Untuk itu, Ia berharap dengan adanya dukungan dari PSHT, sosialisasi pencegahan dan bahaya penyalahgunaan Narkotika di Bumi Anoa bisa lebih maksimal.

“Dengan dukungan PSHT Sultra akan lebih memaksimalkan sosialisasi pencegahan dan Bahaya penyalahgunaan Narkotika di masyarakat, dan harapan kami kedepan lebih banyak pihak yang turut serta membantu sosialisasi dan kampanye pencegahan baik dari kalangan Organisasi Kepemudaan, Organisasi Kampus maupun Organisasi kemasyarakatan,” harapnya.

Dalam kesempatan ini juga, Agus Suntoro dan Agus Charly mewakili seluruh cabang PSHT di Sultra, menyambut baik sinergi dengan BNNP ini dalam melaksanakan sosialisasi pencegahan dan bahaya penyalahgunaan Narkotika .

“Kami segenap anggota PSHT se Sultra berterimakasih kepada BNNP Sultra atas kepercayaan yang melibatkan organisai kami. Selanjutnya kami instruksikan kepada seluruh anggota PSHT untuk mensosialisasikan pencegahan dan bahaya penyalahgunaan Narkotika, sebagai bentuk ajaran pada siswa PSHT sekaligus pada masyakat umum,” ungkapnya.

Sebelumya juga lanjutnya, pihaknya telah mengamati BNNP Sultra melakukan sosialisasi pencegahan dan bahaya penyalahgunaan Narkotika di sejumlah sekolah. Yakini SMAN 08 Kendari, SMPN 14 Kendari, Pondok Pesantren Attarbiyatullsakilah, SMK life Skil Kendari, SMPN 9 Kendari dan Rutan Kendari.

Hal ini menurutnya merupakan langkah serius BNNP Sultra untuk menyelamatkan generasi dari bahaya penyalahgunaan Narkotika menuju Indonesi emas tahun 2045 mendatang.

Pemberantas Narkotika juga merupakan salah satu program perioritas Presiden Prabowo yang termuat dalam Asta Cita. Sehingga pihaknya juga berharap BNNP Sultra merangkul semua pihak.

“Harapan kami BNNP Sultra selalu merangkul kalangan organisai, Ormas, OKP, NGO dan Paguyuban yang ada di Sulawesi Tenggara,” harapnya.

ODEK