BeritaRakyat.Co,.Kendari – Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), terus memaksimalkan pelayanan pembuatan sertifikat berbasis elektronik.
Kepala BPN Kota Kendari, melalui Humas BPN Kota Kendari Asrin Tobelo mengatakan, sejak pertengahan tahun 2024 lalu, pihaknya tidak lagi menerbitkan sertifikat analog.
“Semua pelayanan Pertanahan, apapun itu pelayanannya output semua sudah elektronik,” katanya Asrin saat dihubungi media ini, Jumat (17/01/2025).
Ia mengungkapkan sejak pelaksanaan launching penerbitan sertifikat elektronik pada, Bulan Mei tahun 2024 lalu, pihak sudah berhasil menerbitkan ribuan sertifikat elektronik.
“Kalo data pastinya saya kurang hawal. Tapi dari bulan 5 itu, kalo 10 ribuan sertifikat elektronik sudah ada,” ungkapnya.
Saat ini menurut dia, pihaknya terus memaksimalkan pelayanan dan juga terus melaksanakan sosialisasi peralihan sertifikat elektronik dari sertifikat analog.
“Sebelum launching sertifikat elektronik kita sudah sosialisasi sampai sekarang. Baik itu lewat media sosial, maupun turun langsung di Kelurahan-kelurahan sampai sekarang kita terus sosialisasi,” bebernya.
“Memang masih ada keraguan di masyarakat, tapi setelah kita jelaskan manfaatnya atau kelebihan sertifikat elektronik seperti ini. Jadi memang masih ada keraguan yang kita hadapi makanya kita terus memberikan edukasi, seperti apa outputnya,” tambahnya.
Lebih lanjut ini menjelaskan, sertifikat elektronik memiliki sejumlah keunggulan dibanding dengan sertifikat analog. Salah satunya soal keamanan dan juga lebih memudahkan transaksi lainnya.
“Salah satu keutamaan sertifikat elektronik ini, yang paling utama securitynya, keamanannya. Bahkan layanan sertifikat elektronik ini menghilangkan dua layanan yang ada di kantor Pertanahan. Pertama layanan pergantian sertifikat rusak, seperti robek atau dimakan rayap, itu sudah tidak ada lagi. Karena dengan sertifikat elektronik ini, kalo misalnya rusak atau robek dan hilang sudah ada filinya tinggal dicetak suda ada mesin ATM anjungan di BPN, kemudian di per Bankkan, Bapenda itu sudah tidak repot lagi karena sudah online semua. Jadi dia lebih mudah dan lebih aman,” tutupnya.
ODEK