BeritaRakyat.co, Muna – Anggaran Dana Hibah Provinsi Sulawesi Tenggara yang di perjuangkan La Isra selaku anggota DPRD Sultra, Fraksi Gerindra, untuk pembangunan tempat-tempat ibadah di Kabupaten Muna, tidak hanya diperuntukkan bagi umat muslim.
Kali ini, La Isra turut membantu dengan mendatangkan dana hibah dari Provinsi Sultra sebesar Rp. 47.500.000 untuk pengadaan fasilitas Gereja Katolik Santo Yoseph Stasi Walea-ale, Kecamatan Tongkuno Selatan, Kabupaten Muna.
Saat di konfirmasi media ini, anggota DPRD Sultra, Fraksi Gerindra, La Isra menjelaskan bahwa dirinya sebagai wakil rakyat bagi seluruh rakyat di Sulawesi Tenggara, terkhusus di Kabupaten Muna, Muna Barat dan Buton Utara.
Dalam menjalankan amanah rakyat, ketua komisi l DPRD Sultra ini bilang, tidak boleh ada perlakuan yang berbeda. Semua lapisan masyarakat harus mendapat kesempatan yang sama tanpa memandang golongan, suku, ras dan agama.
“Sebagai wakil rakyat, maka semua masyarakat harus mendapat perlakuan yang sama tanpa mamandang golongan, suku, ras maupun agama,” ucap politisi muda Partai Gerindra ini, Minggu (01/02/2026).
Ketua Stasi Gereja Katolik Santo Yoseph, Imelda, mengaku bangga karena Anggota DPRD Sultra, La Isra telah memiliki gereja tempat mereka beribadah sebagai salah satu dari sekian banyak rumah ibadah lain yang mendapat anggaran dana hibah.
“Pokoknya sangat bermanfaat dan sangat dibutuhkan sekali bantuan ini. Ucapan terima kasih kami atas segala perhatiannya pa dewan. harapan kami pa Isra dan tim selalu sehat dan sukses agar depannya masih bisa membantu kami,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Walea-ale, Marten Kadenge mengucapkan terima kasih atas bantuan tersebut. Menurutnya, anggaran dana hibah itu sangat membantu dalam pengadaan fasilitas Gereja Katolik Santo Yoseph Stasi.
Orang nomor satu di Desa Walea-ale ini berharap agar La Isra terus memperjuangan dana hibah di tahun-tahun akan datang. Sebab lanjut dia, di Desanya itu masih ada masjid yang pembangunannya terhenti karna persoalan biaya.
“Selaku Pemerintah Desa kami sangat berterima kasih pada Pak Isra. Kami berharap semoga masih ada lagi bantuan selanjutnya karna kami di Walea-ale masih ada masjid yang sementara dibangun tapi berhenti, terkendala anggaran,” jelasnya.
BURHAN ODE







