BeritaRakyat.co, Muna – La Isra selaku Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra), Fraksi Gerindra kembali mendapat apresiasi dari Kepala Desa, Lurah, pengurus TPQ hingga remaja masjid.
Pasalnya, La Isra berhasil meyakinkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara sehingga empat Masjid dan satu Taman Pengajian Qur’an (TPQ) di Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna mendapat kucuran dana hibah.
Adalah masjid Al-Husein dan Al-Iklas di Desa Wakumoro, Masjid Al-Kautsar di Kelurahan Walambenowite, Masjid Al-Badriyah di Desa Laiba dan Taman Pengajian Qur’an (TPQ) Al-Mujahidin di Kelurahan Wasolangka.
Kepala Desa Wakumoro, Laode Golkar, mengaku sangat bersyukur karna masjid yang berada di wilayahnya itu mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.
Laode Golkar juga memberikan apresiasi kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra dari Fraksi Gerindra, La Isra. Kata dia, tanpa lobi-lobi La Isra sebagai wakil rakyat, anggaran tersebut mustahil didapatkan.
Menurutnya, Ketua Komisi l DPRD Sultra itu mampu meyakinkan pemerintah Provinsi sehingga kucuran dana hibah itu sampai di Desa Wakumoro. Sehingga, ia berharap bantuan tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat umum, khusus masyarakat Wakumoro.
“Saya selaku Pemerintah Desa Wakumoro, semoga dengan bantuan ini, kita bisa manfaatkan dengan baik, terutama di dua mesjid ini dan Kami berterima kasih kepala pemerintah Provinsi Sultra juga kepada Anggota DPRD Sultra Pak Isra, berkat perjuangannya, alhamdulilah uang bantuan melalui dana hibah ini sudah cair,” jelas Laode Golkar, Sabtu (17/01/2025).
Hal yang sama juga di sampaikan Kepala Lurah, Walambenowite, Waode Maulid. Kata dia, bantuan tesebut sangat membantu pembangunan Masjid Al-Kautsar.
Ia kemudian beharap agar La Isra terus berkarya dan amanah dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat sehingga bantuan yang dibutuhkan masyarakat terus disalurkan.
“Harapan saya agar pembangunan mesjid ini cepat selesai. Untuk pak La Isra semoga ke depannya bisa mendapatkan lagi tambahan dana hibah untuk kebutuhan mesjid Al-Kautsar,” harapnya.
“Semoga pak La Isra kedepannya makin sukses dan terus berkarya utk memberikan bantuan-bantuan apa saja sesuai kebutuhan masyarakat,” harap Waode Maulid melanjutkan.
Ditempat terpisah, La Aka, remaja masjid Al-Badriyah Desa Laiba mengungkapkan bahwa dana hibah yang di perjuangkan anggota DPRD Sultra, La Isra, sudah dirasakan dan dinikmati oleh jamaah masjid.
“Semoga dengan fasilitas ini, masyarakat Desa Laiba nyaman dalam menjalankan ibadah,” bebernya.
Sementara itu, Ahmad Humaidin, Pengurus TPQ Al-Mujahidin mengungkapkan, ia bersama ustad/ustazah, serta seluruh santri TPQ Al-Mujahidin sangat berterima kasih yang sebesar-besarnya dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah, khususnya kepada La Isra selaku Anggota DPRD Sultra.
Kata dia, perhatian, kepedulian, serta bantuan yang telah diberikan kepada TPQ Al-Mujahidin merupakan wujud nyata dukungan pemerintah terhadap kemajuan pendidikan keagamaan, khususnya dalam membina generasi muda agar memiliki akhlak yang baik, pemahaman agama yang kuat, serta karakter yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.
“Kami merasakan bahwa perhatian dari wakil rakyat seperti Bapak La Isra menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir dan peduli terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam mendukung lembaga pendidikan keagamaan,” ungkapnya.
Ia berharap, sinergi dan kerja sama yang baik antara pemerintah dan lembaga pendidikan keagamaan seperti TPQ Al-Mujahidin dapat terus terjalin dan berkelanjutan.
“Semoga segala bentuk bantuan, perhatian, dan ikhtiar yang telah diberikan menjadi amal jariyah, mendapat balasan pahala dari Allah SWT, serta membawa keberkahan dan kemudahan bagi Bapak La Isra dalam menjalankan tugas dan amanah sebagai Anggota DPRD demi kepentingan masyarakat luas,” harapnya.
Saat dikonfirmasi media ini, anggota DPRD Sultra, La Isra, mengaku ada empat masjid dan satu Taman Pengajian Qur’an (TPQ) di Kecamatan Parigi yang mendapat kucuran dana hibah dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.
“Pada prinsipnya saya akan terus menyuarakan semua usulan masyarakat yang disampaikan kepada saya, karena tugas saya adalah meneruskan usulan tersebut untuk diproses sesuai mekanisme yang berlaku. Perlu diketahui DPRD adalah wadah penyalur Aspirasi, eksekutornya adalah pemerintah,” tegas politisi muda Partai Gerindra ini.
BURHAN ODE








