BeritaRakyat.co, Muna – Himpunan Mahasiswa Laiba (HIPMALA) sukses menggelar kegiatan Festival Budaya Muna yang digelar di Lapangan Tana Bengko, Desa Laiba, Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna.
Festival Budaya Muna dengan tema “Merawat dan Menguatkan Kearifan Lokal Sebagai Identitas Masyarakat Muna yang Berbudaya” ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-80 tahun 2025.
Ketua umum Himpunan Mahasiswa Laiba (HIPMALA), Aksa, menjelaskan bahwa konsep Festival Budaya Muna ini di susun pada bulan Mei oleh mahasiswa Laiba. Kemudian kata dia, di bulan Juni mulai membangun komunikasi dengan dengan dinas terkait yang ada di Pemerintahan Provinsi Sulawesi Tenggara.
Karena tidak adanya kepastian dari instansi terkait di Pemerintahan Provinsi, Aksa bersama rekan-rekan mahasiswa Laiba kembali membangun komunikasi dengan BPD dan Pemerintah Desa Laiba.
“Alhamdulillah kegiatan kami disambut baik oleh BPD maupun Pemerintah Desa Laiba,” ucap Aksa kepada media ini usai penutup kegiatan Festival Budaya Muna, Selasa (26/08/2025).
Mahasiswa jurusan teknik sipil ini mengaku, Festival Budaya Muna sengaja di angkat dalam kegiatan perdana tersebut karena generasi muda di Kabupaten Muna saat ini sangat krisis akan identitas. Tidak sedikit generasi muda lupa bahkan tidak mengenal budayanya.
“Salah satu tujuan kegiatan ini agar masyarakat khususnya generasi muda di Kabupaten Muna mengingat kembali akan budayanya, ada kearifan lokal yang tidak boleh dilupakan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Laiba, Boi Sandri, mengapresiasi adik-adik mahasiswa yang telah sukses menyelengarakan kegiatan Festival Budaya Muna.
Boi, sapaan akrabnya, mengaku mahasiswa Desa Laiba telah berbuat dan berkontribusi dalam pelestarian budaya Muna khususnya di wilayah Fopanda Raya. Kata dia, apa yang dilakukan mahasiswa Laiba adalah prestasi yang patut diapresiasi.
Boi Sandri berharap agar kegiatan penutupan ini menjadi momen untuk selalu dikenang, apalagi lanjut dia, di acara penutupan tersebut dilakukan penyerahan hadian bagi para juara lomba. Tentu lanjut dia akan menjadi motivasi untuk melakukan hal yang lebih baik kedepan.
“Semoga ini menjadi kegiatan tahunan dalam kalender pemerintah Desa Laiba, sebab ini merupakan ilmu pengetahuan yang harus tertanam dalam diri masyarakat Muna khusus generas muda,” tegas Boi Sandri
BURHAN ODE






