BeritaRakyat.Co, Konawe Selatan – Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) II Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Konawe Selatan, Rabu, 31 Desember 2025, bertempat di Auditorium Kantor Bupati Konawe Selatan.
Musda II BKMT Konawe Selatan tersebut dihadiri oleh Ketua Pengurus Wilayah (PW) BKMT Provinsi Sulawesi Tenggara, Ibu Ir. Rachmawati Badalah, beserta jajaran pengurus wilayah, unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama Konawe Selatan, para kepala OPD, camat se-Kabupaten Konawe Selatan, serta seluruh pengurus daerah dan pengurus cabang BKMT kecamatan se-Kabupaten Konawe Selatan.
Dalam sambutannya, Bupati Irham Kalenggo menyampaikan apresiasi atas peran strategis BKMT sebagai mitra pemerintah dalam membangun masyarakat yang religius dan berakhlak. Ia menegaskan bahwa BKMT bukan sekadar organisasi keagamaan, melainkan pilar penting dalam mendukung visi pembangunan daerah Konawe Selatan SETARA (Sehat, Cerdas, dan Sejahtera).
Bupati berharap BKMT mampu menjadi garda terdepan dalam pembentukan karakter masyarakat, berperan aktif dalam ketahanan keluarga dan kesehatan, termasuk pencegahan stunting, serta mendorong kemandirian ekonomi umat melalui penguatan ekonomi kreatif berbasis majelis taklim. Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi BKMT dengan pemerintah daerah agar seluruh program sejalan dengan kebijakan pembangunan daerah.
Sementara itu, Ketua PW BKMT Provinsi Sulawesi Tenggara, Ibu Ir. Rachmawati Badalah, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar Musda II BKMT Konawe Selatan dapat melahirkan kepemimpinan yang mampu membesarkan organisasi BKMT di Konawe Selatan. Ia menekankan bahwa seluruh rangkaian Musda harus dilaksanakan dengan menjunjung tinggi prinsip musyawarah mufakat, berlandaskan tata tertib musyawarah, sehingga menghasilkan keputusan terbaik bagi organisasi.
Sambutan Ketua Pengurus Daerah BKMT Kabupaten Konawe Selatan, Hj. Nurlin Surunuddin, SH, yang dibacakan oleh Hery Asma, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa Musda merupakan momentum evaluasi dan regenerasi kepemimpinan. BKMT diharapkan terus memperkuat kontribusinya dalam bidang dakwah, pendidikan keagamaan, kesehatan keluarga, serta pemberdayaan ekonomi umat, sejalan dengan visi daerah Konawe Selatan SETARA.
Ketua Panitia Pelaksana, Hanis Poe, S.IP, dalam laporannya menyampaikan bahwa Musda II BKMT Konawe Selatan dilaksanakan berdasarkan AD/ART BKMT dan keputusan rapat pengurus daerah. Kegiatan ini mengusung tema “Sinergitas Majelis Taklim dalam Mewujudkan Masyarakat yang Sehat, Cerdas, dan Sejahtera Menuju Konsel SETARA”, dengan jumlah peserta sekitar 200 orang yang terdiri dari pengurus wilayah, pengurus daerah, serta utusan pengurus cabang BKMT dari 25 kecamatan.
Sidang Musda kemudian dipimpin oleh Steering Committee, Hery Asma, S.Sos., M.Si. Dalam sidang pleno pemilihan ketua, seluruh peserta Musda secara mufakat mengusulkan Ibu Nurlita Jaya, S.Sos., M.Kes sebagai calon ketua. Melalui mekanisme musyawarah, sidang pleno secara aklamasi menetapkan Ibu Nurlita Jaya, S.Sos., M.Kes sebagai Ketua Pengurus Daerah BKMT Kabupaten Konawe Selatan Periode 2026–2031.
Dalam sambutan perdananya sebagai ketua terpilih, Ibu Nurlita Jaya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa amanah tersebut merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan secara kolektif bersama seluruh jajaran pengurus. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Hj. Nurlin Surunuddin, SH, atas dedikasi dan pengabdian selama dua periode kepemimpinannya.
Ke depan, Ketua Terpilih menegaskan komitmen BKMT Konawe Selatan untuk menyelaraskan langkah dengan visi daerah, dengan fokus pada penguatan kualitas majelis taklim, peningkatan kecerdasan spiritual dan intelektual, serta pemberdayaan ekonomi umat. Ia juga berharap dukungan penuh dari Pemerintah Daerah dan bimbingan dari PW BKMT Provinsi Sulawesi Tenggara agar BKMT Konawe Selatan terus berada pada jalur yang benar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Musda II BKMT Konawe Selatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan, serta diharapkan menjadi titik awal penguatan peran BKMT dalam mendukung terwujudnya Konawe Selatan yang SETARA, religius, dan berdaya saing.
YAN








