BERITA  

PT TIS Mangkir Dalam RDP Soal AMDAL Pembangunan Jetty di Desa Bangun Jaya

Anggota DPRD berfoto bersama beberapa aspirator ARPEKA Sultra (FOTO : ODEK)
Dengarkan Suara

BeritaRakyat.Co,.Kendari – Rapat Dengar Pendapat (RDP) soal Analisa Dampak Lingkungan (AMDAL) pembangunan Jetty PT Tambang Indonesia Sejahtera (TIS), di Desa Bangun Jaya, Kecamatan Lainea, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) batal di gelar.

Agenda yang seharusnya, dijadwalkan pada, Selasa, 10/03/2026 itu tidak bisa terlaksana karena pihak PT Tambang Indonesia Sejahtera (TIS) tidak hadir alias mangkir.

Anggota Komisi III DPRD Sultra Abdul Halik mengatakan, akan menjadwalkan ulang dan pemangilan ulang terhadap PT TIS.

“Ketidak hadirannya tadi, ada suratnya meskipun tidak prosedural. Alasanya karena tidak ada pimpinannya hari ini minta di undurkan, makanya kita akan kejar kapan waktunya,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Aliansi Pemerhati Keadilan (ARPEKA) Sultra, Dirman mengaku sangat menyangkan ketidak hadiran PT TIS dalam RDP tersebut.

“Pertama kami sangat menyangkan ketidak hadiran PT TIS, sementara sampai saat ini proses pembangunan Jetty terus berlangsung,” kata Dirman saat di temui di Gedung DPRD Sultra, Selasa (10/03/2026).

Dirman menjelaskan, pelaksaan pembangunan Jetty PT TIS di Desa Bangun Jaya menuai kontroversi dari masyakat. Sebab hingga saat ini tidak ada sosialisasi dari pihak perusahaan.

“Secara regulasi sebelum pembangunan Jetty harusnya ada sosialisasi. Tapi sampai hari ini tidak ada,” tegasnya.

Pihaknya menurut dia, meminta pihak terkait agar pembangunan Jetty PT TIS di hentikan.

“Memang diforum RDP tadi kita akan mendorong DPR agar merekomendasikan proses pembangunan Jetty dihentikan sebelum semua dokumen dan regulasi di lengkapi. Tapi pihak PT TIS tidak hadir,” tutupnya.

Awak media ini juga masih berupaya melakukan konfirmasi dengan pihak PT TIS.

ODEK