BeritaRakyat.Co, Konawe Selatan – sebanyak empat unit rumah warga di Kecamatan Wolasi di Desa Anduna roboh akibat “amukan” angin puting beliung. Dari bencana alam tersebut tidak ada korban jiwa, tetapi puluhan hingga ratusan juta rupiah ditimbulkan, mengingat rumah yang tertimpa angin kencang tersebut rata dengan tanah.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konsel Asruddin membenarkan, bila terjadi bencana alam berupa amukan angin puting beliung yang menyebabkan empat rumah warga tumbang.
“Pihak kami langsung ke Lokasi kejadian dan mengevakuasi warga dari tempat kejadian. Dari kejadian tersebut tercatat ada empat rumah warga yang tumbang, dan diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah atas kerugian warga,”ujar Asruddin kepada awak media ini.
Menurut mantan Kepala Dinas Pemukiman dan Perumahan itu, dari kejadian angin puting beliung di Desa Lelekaa Kecamatan Wolaei tidak ada korban jiwa. Karena saat kejadian tidak ada warga yang ada di dalam rumah dan sementara bepergian.
“Insyaa Allah Pemda melalui BPBD sudah sementara melakukan penanganan, termasuk yang menjadi korban diungsikan di rumah kerabat terdekat di Desa Anduna dan Lelekaa,”katanya.
Selain di Desa Anduna, juga ada korban lainnya di desa Sambuhule Kecamatan Baito. Saat ini pihak BPBD Konsel melakukan Asesment di dua lokasi bencana puting beliung.
“Anggota kami sudah di dua lokasi yang berbeda untuk melakukan penanganan atau Asesment,”tandasnya
Sementara itu salah satu warga Anduna mengaku, kejadian bencana puting beliung terjadi sekitar pukul 16.00 dan dengan hujan intensitas ringan.
“Kejadiannya sore hari. Penghuninya nyaris menjadi korban tertimpa rumah yang roboh. Lainnya lagi pada ke luar rumah, sehingga tidak korban jiwa,”ungkap Bakri kepada media ini.
MAN






