Tabrak Batas Pemukiman, Satu Orang Pelajar di Muna Tewas

Pelajar Asal Kelurahan Wasolangka yang Mengalami Kecelakaan Tunggal di Desa Labulu-bulu (FOTO : IST)
Dengarkan Suara

BeritaRakyat.co, Muna – Dua orang pelajar asal Kelurahan Wasolangka, Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna mengalami kecelakaan tunggal di jalan poros Desa Labulu-bulu, Jumat (06/09/2024) sekira pukul 18:30 Wita.

Dua pelajar tersebut berjenis kelamin perempuan masing-masing bernama Irianti dan Lili Saputri. Saat ini, korban Irianti dirujuk di Rumah Sakit Umum Muna Barat akibat luka parah dan tidak sadarkan diri sedangkan korban Lili Saputri meninggal di tempat dan sudah dibawa pulang dirumah duka.

“Korban Irianti sementara dirawat sedangkan Lili Saputri meninggal ditempat,” Ucap kanit intel Polsek Parigi, Bripka Musahara saat ditemui di lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan saksi saudari Yuliana, sekitar pukul 18:30 wita ia mendengar suara benturan keras tepat depan rumahnya. Ia kemudian keluar rumah menuju sumber suara, setibanya di lokasi ia melihat dua orang perempuan yang tergeletak diatas tanah dalam keadaan berdarah-darah.

BACA JUGA :  Sejumlah Lembaga Gelar Aksi Unjuk Rasa, Menyoal Dugaan Pencemaran lingkungan PT TBS di Pulau Kabaena

Melihat korban sudah tidak berdaya, ia kemudian mencari bantuan kepada warga sekitar lalu mengangkat kedua korban untuk dibawa masuk ke dalam rumahnya.

“Tidak lama kemudian, datang saudara Tasmadi lalu membawa kedua korban ke Puskesmas Parigi menggunakan mobil pick up,” Jelasnya.

Dari informasi yang dihimpun media ini, Irianti mengendarai sebuah motor Honda Beat dengan nomor polisi DT 4315 CD membonceng Lili Saputri dari arah Desa Labulu-bulu menuju Desa Latampu. Diperjalanan, Irianti diduga hilang kendali lalu menabrak pembatas pemukiman di jalan poros Labulu-bulu.

BURHAN ODE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *