Kantor Desa Moasi Kembali Disegel, Masyarakat Nyaris Bentrok

Suasana penyegelan ulang kantor Desa Moasi (FOTO : IST)
Dengarkan Suara

BeritaRakyat.Co,.Muna – Warga Desa Moasi, Kecamatan Towea kembali menyegel kantor Desa Moasi, setelah sebelumnya sempat di buka beberapa hari lalu, Minggu (05/07/2026).

Penyegelan ulang kantor Desa tersebut, buntut belum jelasnya tuntutan warga soal transparasi pengelolaan Dana Desa dan belum ada kepastian dan penjelas program yang dilakukan oleh pemerintah Desa.

Diketahui sebelumnya masyarakat menyoroti dugaan pengadaan ayam petelur hingga tidak adanya dokumen APBDES tahun 2023-2024 dan 2025 yang bisa di akses oleh masyarakat.

“Sampe hari ini, tidak ada penjelasan dari Pemerintah Desa pengadaan ayam petelur dari 950 tinggal 500 ekor, dokumen APBDES yang kita minta juga tidak ada, yang baru dikasih liat APBDES tahun 2025,” kata salah satu warga Desa setempat.

Polemik ini diperah tidak dilibatkanya masyarkat saat kunjungan anggota Komisi I DPRD Muna saat turun melakukan pembukaan kantor Desa beberapa waktu lalu.

“Kita ini butuh penjelasan, pemerintah Desa diam saja sampai hari ini. DPR juga turun hanya rapat sama pa Desa dan orang-orangnya, kita tidak ada yang dipanggil,” jelasnya.

Sementara itu, ketegangan bermula, usai puluhan warga melakukan penyegelan kantor Desa. Sejumlah aparat Desa hingga sejumlah ibu-ibu dan masyarakat yang melakukan penyegelan terlibat adu mulut hingga nyaris bentrok.

Ketegangan mereda usai aparat sejumlah aparat kepolisian Sektor Towea tiba dilokasi. Masyarakat membubarkan diri meninggalkan kantor Desa.

Redaksi