Keluarkan BB KPH Lakompa, Oknum TNI di Busel Diduga Otaki Penutupan Jalan HKM Tua Maruju

Kondisi jalan kelompok tani Hutan HKM Tua Maruju di Kelurahan Bosua, Kecamatan Batauga terpalang pohon yang sengaja ditebang (FOTO : IST)
Dengarkan Suara

BeritaRakyat.Co,.Busel – Kelompok tani Hutan HKM Tua Maruju, di Kelurahan Bosua, Kecamatan Batauga, Kabupeten Buton Selatan (Busel), mengeluhkan akses jalan tani mereka dipalang mengunakan material timbunan dan pohon sejak sepekan terakhir.

Pemalangan akses jalan Kelompok tani Hutan Kemasyarakatan HKM Tua Maruju ini, sangat menganggu dan meresahkan petani. Khususnya para petani yang Berekebun wilayah HKM Tua Maraju di Kecamatan Batauga.

Akses jalan tani menuju HKM Tua Maruju terhalang material timbunan (FOTO : IST)

“Tergangu sekali, kasian masyarakat khususnya petani, kami tidak mengerti apa apa. Kemarin waktu ditebang pohon itu, petani masih ada yang dikebun terpaksa mobilnya tidak bisa keluar, muata hasil harus di transfer lagi di mobil pic up baru bisa sampe dikampung,” kata salah satu warga yang tidak kami sebutkan namanya, Rabu (06/05/2026).

Warga mengaku, belum mengetahui pasti alasan pemalangan akses jalan tersebut. Hanya saja, pemalangan jalan tani tersebut diduga dilakukan oleh sejumlah masyakat sipil yang bukan anggota Kelompok Tani Hutan HKM Tua Maruju, hingga adanya dugaan keterlibatan oknum anggota TNI aktiv yang berdinas di Batalion TP Lamaindo inisial AR.

“Ada warga sipil, ada juga oknum TNI katanya, oknum TNI ini orang yang diduga ikut terlibat kasi keluar Barang Bukti titipanya KPH Lakompa di Polsek Batauga,” terangnya.

Selain itu, berdasarkan informasi yang berhasil kami himpun, oknum TNI tersebut juga diduga mengarahkan warga mengambil kayu jati didalam kawasa hutan, mengunakan jalan masyarakat Tani HKM Tua Maruju.

Dugaan keterlibatan oknum TNI aktif dalam pemalangan jalan ini tentu menimbulkan pertanyaan. Jika benar hal ini tentu tidak dapat dibenarkan.

Selain mengagu aktivitas petani, hal ini juga, menghalangi program ketahanan pangan yang digagas oleh Presiden Prabowo.

Sementara itu, Awak media ini, juga masih berupaya melakukan konfirmasi dengan oknum TNI inisial AR tersebut.

Redaksi.