LAT Konsel Minta Lomba Mombesara Tingkat Pelajar Digelar Dalam HUT RI

Ketua DPD LAT Konsel Drs Syawal Silondae saat memberikan sambutan dan meminta kiranya lomba Mombesara digelar jelang HUT RI. (FOTO : HERMAN)
Dengarkan Suara

BeritaRakyat.co, Konawe Selatan – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Adat Tolaki (LAT) Konawe Selatan Drs Syawal Silondae minta kepada Camat Tinanggea agar dalam perayaan atau menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) RI tahun 2026 untuk dilombakan Mombesara tingkat pelajar. Hal tersebut dimaksudkan kelestarian budaya, khususnya adat di suku Tolaki ada generasinya.

“Saya minta kepada Camat Tinanggea, kiranya dalam moment memeriahkan atau menyambut Hari Ulang Tahun RI bulan Agustus 2026 mendatang sekiranya dapat melombakan Mombesara untuk tingkat pelajar dan dewasa,”pintanya saat memberikan sambutan dalam kegiatan Pelatihan dan sosialisasi Mombesara dan Mombowuleako di Balai Serba Guna Kecamatan Tinanggea, Rabu (20/05/2026).

Camat Tinanggea Drs Armunanto AP saat membuka sosialisasi dan pelatihan Mombesara tingkat Kecamatan Tinanggea. (FOTO : HERMAN)

Menurut Syawal Silondae budaya adat, khususnya Mombesara dan Mombowuleako di Suku Tolaki hampir mulai dilupakan oleh generasi muda kita. Untuk itu sekiranya ada kegiatan kegiatan seperti lomba dan pelatihan, khususnya Mombesara untuk generasi muda kita.

“Sudah banyak di generasi kita yang tidak diketahui tentang adat, khususnya Mombesara. Karena itu kami minta kiranya dalam kegiatan 17 Agustusan mendatang, kegiatan Mombesara dapat dilombakan,”tandasnya.

Sementara itu Camat Tinanggea Drs Armunanto AP mengaku, kegiatan Mombesara yang semakin tahun sudah dilupakan oleh generasi muda. Untuk itu dalam rangka melestarikan budaya dan adat Tolaki ini, kegiatan dan pelatihan akan dilaksanakan ditingjat Kecamatan.

“Alhamdulillah di Moment HUT Konsel kemarin ada lomba Mombesara untuk tingkat SD dan SMP. Insyaa Allah ke depan di Moment HUT RI tahun 2026 akan dilombakan kegiatan Mombesara dan Mombewuleako,”ungkapnya.

Menurut Armunanto, kegiatan lomba Mombesara untuk generasi muda, khusus di tingkat SD, SMP dan Remaja diharapkan dapat dipelajari, sehingga adat ini tidak lagi dilupakan atau dilaksanakan tidak sesuai dengan tingkatannya.

“Sebagai pembina di Kecamatan dan juga sebagai Pemerintah di Tinanggea, lomba ini akan kami tindak lanjut dengan merupakan kepada seluruh Kepala Desa dan Lurah. Kiranya ini dapat dilaksanakan lombanya dalam rangka menyambut HUT RI tahun 2026 mendatang,”pungkasnya.

YAN