Warga Desa Banggai Keluhkan Maraknya Peredaran Narkoba, Pemdes dan APH Dinilai Tutup Mata

ILUSTRASI
Dengarkan Suara

BeritaRakyat.Co,.Muna -Masyarakat Desa Banggai, Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna mengeluhkan maraknya peredaran narkoba jenis sabu-sabu di dalam Desa yang kian tak terbendung.

Para pengedar barang haram ini, bebas menjalan aksinya. Pemerintah desa dan aparat kepolisian seolah tutup mata.

“Ini harus segera ditangkap semua para pengedar sabu, karena ini sangat meresahkan dan merusak generasi muda,” kata salah satu warga Desa Banggai yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, Jumat (24/04/2026).

Pemerintah Desa menurutnya harus bertanggung jawab terhadap penyelamatan generasi muda dari bahaya narkoba. Pasalnya, penggunaan sabu-sabu di Desa Banggai disebut sudah marak, mulai dari remaja hingga orang dewasa dan orang tua.

“Atau jangan-jangan kepala desa juga terlibat karena nekat membiarkan para pengedar narkoba berkeliaran di dalam kampung. Ini patut dicurigai,” tegasnya.

Menurut warga, oknum-oknum yang diduga terlibat peredaran narkoba sudah menjadi rahasia umum di tengah masyarakat dan bahkan beraksi secara terang-terangan di dalam kampung.

“Padahal di dalam kampung juga ada beberapa anggota kepolisian, tapi seolah-olah mereka tutup mata saja dengan peredaran narkoba,” keluhnya.

Ia menegaskan, generasi muda yang baru tumbuh kini dihadapkan pada situasi yang memprihatinkan akibat narkoba. Untuk itu, warga mendesak aparat kepolisian dan pemerintah desa segera mengambil langkah tegas.

“Aparat kepolisian dan pemerintah desa harus segera mengambil langkah tegas. Para pengedar maupun pengguna narkoba ini harus segera ditindak,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Desa Banggai, La Ode Opa yang dihubungi awak media belum merespon panggilan WatsaAp yang dilakukan media ini.

ODEK