BeritaRakyat.co, Konawe Selatan – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Konawe Selatan menggelar Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) yang dihadiri jajaran pengurus karateker KONI serta perwakilan cabang olahraga (cabor). 15 Juni 2026
Salah satu agenda utama dalam rapat tersebut adalah pembentukan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) sebagai langkah awal dalam persiapan pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Konawe Selatan untuk memilih Ketua Umum periode 2026–2030.
Rakerkab dibuka langsung oleh Ketua Karateker KONI Kabupaten Konawe Selatan yang juga Wakil Bupati Konawe Selatan, H. Wahyu Ade Pratama Imran, S.H. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pembentukan TPP merupakan bagian penting dari proses transisi organisasi yang harus berjalan sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku.
“Saya mengemban amanah untuk memastikan proses transisi organisasi berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu, salah satu agenda penting dalam rapat kerja ini adalah pembentukan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) yang akan bertugas mempersiapkan tahapan pemilihan kepengurusan KONI Kabupaten Konawe Selatan secara demokratis dan sesuai AD/ART KONI,” ujar H.Wahyu Ade Pratama Imran.
Menurutnya, rapat kerja tersebut memiliki arti strategis bagi keberlangsungan organisasi olahraga di Konawe Selatan. Selain menjadi forum evaluasi terhadap program yang telah dilaksanakan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk menyusun langkah-langkah strategis dalam meningkatkan prestasi olahraga daerah.
“Rapat kerja ini memiliki arti yang sangat penting bagi keberlangsungan organisasi KONI Kabupaten Konawe Selatan. Selain menjadi forum evaluasi terhadap program-program yang telah dilaksanakan, rapat kerja ini juga menjadi momentum untuk menyusun langkah-langkah strategis dalam rangka meningkatkan prestasi olahraga daerah dan memperkuat tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel,” katanya.
Wakil Bupati H. Wahyu Ade Pratama Imran juga mengajak seluruh peserta rapat untuk mengedepankan semangat persatuan dan kebersamaan demi kemajuan olahraga daerah.
“Sebagai Ketua Karateker KONI Kabupaten Konawe Selatan, saya berharap seluruh peserta rapat dapat mengedepankan semangat kebersamaan, persatuan, dan kepentingan olahraga di atas kepentingan pribadi maupun golongan. KONI adalah rumah besar insan olahraga Konawe Selatan yang harus kita jaga bersama demi kemajuan atlet, pelatih, dan seluruh cabang olahraga,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan dalam mendukung pembangunan dan pembinaan olahraga prestasi.
“Sebagai Wakil Bupati Konawe Selatan, saya juga menegaskan komitmen Pemerintah Daerah untuk terus mendukung pembangunan dan pembinaan olahraga prestasi. Sinergi antara pemerintah daerah, KONI, cabang olahraga, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan kunci utama dalam mencetak atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Konawe Selatan di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Rakerkab, Saiful Akbar Kalenggo, menjelaskan bahwa pembentukan TPP dilakukan secara musyawarah dan mufakat dengan mengedepankan prinsip independensi, profesionalitas, serta kepatuhan terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI.
“Pembentukan TPP dilakukan secara musyawarah dan mufakat dengan mempertimbangkan prinsip independensi, profesionalitas, serta kepatuhan terhadap AD/ART KONI. Tim yang terbentuk diberikan mandat untuk melaksanakan penjaringan dan penyaringan bakal calon Ketua Umum KONI Kabupaten Konawe Selatan periode 2026–2030 sesuai ketentuan organisasi yang berlaku,” jelas Saiful.
Dalam proses pemilihan TPP yang diikuti oleh 30 ketua cabang olahraga yang hadir, disepakati komposisi tim terdiri atas satu perwakilan karateker KONI dan dua perwakilan cabang olahraga. Hasil musyawarah menetapkan Jabal Nur, yang juga menjabat Sekretaris Karateker KONI Konawe Selatan, sebagai Ketua TPP.
Adapun dua anggota TPP yang terpilih adalah Dr. Marwiyah Tombili, Ketua Cabang Olahraga Catur, serta Siti Hafsa, S.IP., M.Si, Ketua Cabang Olahraga Panahan.
Dengan terbentuknya Tim Penjaringan dan Penyaringan tersebut, KONI Kabupaten Konawe Selatan resmi memulai tahapan menuju pelaksanaan Musorkab yang akan menentukan kepemimpinan organisasi olahraga terbesar di daerah itu untuk periode 2026–2030.
Diharapkan seluruh proses berjalan demokratis, transparan, dan sesuai dengan ketentuan organisasi, sehingga mampu melahirkan kepemimpinan yang dapat membawa olahraga Konawe Selatan semakin berprestasi di masa mendatang.
USAN







