Internet Sering Terjadi Blank Spot, Pemda dan DPRD Sambangi Komdigi

Bupati Konsel Irham Kalenggo (Ketiga dari Kiri) didampingi Ketua DPRD Konsel Hamrin (Kedua dari Kiri) saat menyambangi Kementrian Informasi dan Digital di Jakarta. (FOTO : IST)
Dengarkan Suara

BeritaRakyat.co, Jakarta – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) bersama DPRD Konsel melakukan kunjungan resmi ke Kantor Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia guna membahas penanganan persoalan blank spot internet di sejumlah wilayah di Kabupaten Konawe Selatan.

Rombongan Pemerintah Daerah dan DPRD Konsel diterima langsung oleh Plt Direktur Layanan Telekomunikasi dan Informasi untuk Masyarakat dan Pemerintah, Sudarmanto.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si hadir bersama Ketua DPRD Konsel Hamrin, S.Kom., M.AP, Wakil Ketua DPRD Hj. Yuliyati, didampingi Kepala Dinas Kominfo Konsel Drs. Annas Mas’ud serta sejumlah anggota DPRD lainnya.

Bupati Konsel Irham Kalenggo menyampaikan bahwa persoalan keterbatasan akses internet masih menjadi kendala serius di berbagai wilayah Konawe Selatan. Bahkan, menurutnya, jaringan internet sudah sulit diakses hanya beberapa kilometer dari pusat pemerintahan daerah.

“Persoalan blank spot internet ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Bahkan sekitar dua kilometer saja dari Kantor Bupati, akses internet sudah tidak ada. Kondisi ini tentu sangat menghambat pelayanan publik dan aktivitas masyarakat,” ujar Irham Kalenggo di hadapan pihak BAKTI Komdigi.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan sangat berharap dukungan dari pemerintah pusat melalui BAKTI Komdigi agar permasalahan jaringan internet di seluruh kecamatan dapat segera teratasi.

“Kami berharap adanya bantuan dan dukungan dari Kementerian Komdigi melalui BAKTI untuk menuntaskan persoalan blank spot internet di Konawe Selatan sehingga seluruh masyarakat dapat menikmati akses telekomunikasi yang layak,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Direktur Layanan Telekomunikasi dan Informasi untuk Masyarakat dan Pemerintah BAKTI Komdigi, Sudarmanto, menyambut baik langkah Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan dan DPRD yang secara langsung datang menyampaikan aspirasi daerah terkait kebutuhan infrastruktur telekomunikasi.

Menurut Sudarmanto, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan perlu segera menyampaikan permohonan resmi agar proses penanganan blank spot dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak BAKTI Komdigi.

“Pemerintah kabupaten perlu segera menyampaikan permohonan resmi agar BAKTI Komdigi dapat segera menindaklanjuti dan mengatasi persoalan internet di wilayah Konawe Selatan,” ungkap Sudarmanto.

Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya sejauh ini telah membangun jaringan internet di dua titik wilayah Kecamatan Laonti dengan kapasitas masing-masing sebesar 10 Mbps.

“Kami sebelumnya sudah membangun jaringan internet di dua titik wilayah Laonti dengan kapasitas 10 Mbps. Ke depan tentu akan kami lihat kembali kebutuhan dan usulan daerah,” jelasnya.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal percepatan pemerataan akses telekomunikasi di Konawe Selatan, terutama di wilayah-wilayah yang hingga kini masih mengalami keterbatasan jaringan internet.

YAN